Wartadinkes, NTT
Salam Sehat;
Sehat Dimulai Dari Saya;
Sehat NTT
Sehat Indonesia

 
Meningkatnya angka kematian ibu di NTT akhir-akhir ini cukup mengkhawatirkan dan patut mendapat perhatian yang intensif dari berbagai sektor tidak terkecuali sektor kesehatan. Penyebab utama kematian bayi baru lahir  yang sering terjadi antara lain pernafasan (asfiksia), prematuritas dan sepsis (laporan SDKI ). Fakta lain menyebutkan bahwa masih ada faktor risiko diantaranya akses layanan rujukan dan kualitas pelayanan dan penangannnya serta kompetensi pemberi pelayanan kesehatan pada tata laksana bayi baru lahir.   Dalam laporan SDGs oleh Bappenas tahun 2017, kematian neonatal atau bayi baru lahir di NTT sebesar 26 per 1000 kelahiran hidup (nasional 20 per 1000 kelahiran hidup) dan kematian balita sebesar 58 per 1000 kelahiran hidup (nasional 42 per 1.000 kelahiran hidup). Menyikapi  problematika tersebut Dinas Kesehatan Provinsi NTT melalui Seksi  Kesehatan Keluarga, Gizi dan KB  bersama UNICEF dan LSM YASATU menggelar pertemuan yang membahas tentang pembentukan Tim Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Provinsi Nusa Tenggara Timur.  

Adapun tujuan dari pelaksanaan pertemuan ini adalah untuk membentuk tim terpadu peningkatan mutu pelayanan kesehatanibu dan anak serta percepatan penanggulangan stuntingdi Provinsi NTT. Pertemuan ini dihadiri oleh 27 peserta yang berasal dari lingkup Dinas Kesehatan Provinsi NTT, perwakilan dari UNICEF dan LSM YASATU yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT drg. Dominikus Minggu, M.Kes.  Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi  NTT mengharapkan dengan dibentuknya tim percepatan ini, kajian dan dukungan teknis pada kabupaten/kota dalam layanan kesehatan ibu dan anak dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur sehingga upaya pencegahan kematian ibu dan bayi baru lahir dapat dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien.  

Output yang dihasilkan dari pertemuan ini adalah adanyaSK Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT tentang tim terpadu peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak serta percepatan penanggulangan Stunting, dokumen tugas, wewenang dan tanggung jawab tim mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak, dokumen rencana kerja tim peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak,cheklist mentoring dan monitoring kualitas pelayanan bayi baru lahir rumah sakit kabupaten terpilih serta buku pedoman action plan/ Rencana Aksi Daerah- Kesehatan Bayi Baru Lahir Di Tingkat Provinsi NTT.

Kupang, 17 Juli 2019

Sedang Online

We have 17 guests and no members online

Login Anggota

RAKERKESDA PROVINSI NTT, Hotel Aston Kupang, 23 – 26 April 2019, Tema “KOLABORASI PROGRAM PEMBANGUNAN KESEHATAN ANTARA PUSAT DAN DAERAH MENUJU NTT BANGKIT DAN SEJAHTERA DALAM BINGKAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ”

RAKERKESDA PROVINSI NTT, Hotel Aston Kupang, 23 – 26 April 2019, Tujuan : “MENINGKATKAN KOLABORASI PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA DENGAN DUKUNGAN PUSAT DALAM PENGUATAN PELAYANAN KESEHATAN MENUJU CAKUPAN KESEHATAN SEMESTA”

RAKERKESDA PROVINSI NTT, Hotel Aston Kupang, 23 – 26 April 2019, Tema “KOLABORASI PROGRAM PEMBANGUNAN KESEHATAN ANTARA PUSAT DAN DAERAH MENUJU NTT BANGKIT DAN SEJAHTERA DALAM BINGKAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ”

RAKERKESDA PROVINSI NTT, Hotel Aston Kupang, 23 – 26 April 2019, Tujuan : “MENINGKATKAN KOLABORASI PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA DENGAN DUKUNGAN PUSAT DALAM PENGUATAN PELAYANAN KESEHATAN MENUJU CAKUPAN KESEHATAN SEMESTA”

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan Di Fasilitas Kesehatan Yang Memadai